Pagi itu aku terbangun oleh jam alarm ku yang berdering, aku
bergegas bangun dan mandi lain hal nya dengan kakak ku dia masih bermalas-
malas dikasur . saat aku sarapan ibu berkata bahwa ayah akan pulang dan nanti
siang ayah akan berangkat dari bandara. Mendengar berita itu aku sangat bahagia
karena aku sangat sayang dengan ayah ku.
Setelah sarapan aku bergegas berangkat
sekolah dengan mengayuh sepedaku. Saat ini aku duduk di bangku kelas 3.dan
kakak ku duduk di semester 3 universitas negeri Surakarta ( UNS) . disekolah
aku hanya memikirkan besok ayah ku akan datang oh bahagianya.
Setelah bell pulang berbunyi aku segera pulang, sesampainya
dirumah aku segera mengerjakan tugas ku, saat itu aku mendengar kakak ku
merengek-rengek minta dibelikan HP baru, dan ibu bilang iya katanya besok ayah
pulang dan kakak akan dibelikan HP baru mendengar ucapan ibu ku itu hati ku
timbul iri. Aku berfikir kakak HP nya udah bagus mau ganti lagi ?? sedangkan
aku HP butut ini yang ku beli dari hasil uang tabunganku hamper rusak dan aku
gak berani minta HP baru. Enak sekali jadi kakak .
Keesokan harinya terdengar pitu digedorr dan ternyata ayah
ku pulang, aku segera memeluknya untuk melampiaskan rasa rindu ku. Ayah
membelikan ku baju baru sebagai oleh-oleh aku sangat senang keadaan menjadi
berbalik ketika kakak ku menghampiri ayah ku .
“yah HP ku rusak minta yang baru ya yah ?” pinta kakakku
“ emangnya rusak gimana?” jawab ayah
“ yaa rusak ganti ya yah”
“ ya besok ayah belikan “
Mendengar perkataan itu aku sangat iri rasa nya aku ingin
meminta HP baru. Setelah 2 minggu ayah ku dirumah dan kakak ku mendapat HP baru
, akhirnya tiba dimana ayah ku harus kembali bekerja.saat itu ayah ku berpamitan
kepadaku kamu sekolah yang pinter ya supaya jadi orang sukses.mendengar ucapan
itu aku tak kuasa meneteskan air mata.setelah itu ayah ku bergegas
berangkat.hatiku sedih aku harus tinggal bersama kakak ku dan ibu ku.
1 bulan kemudian kakak ku minta dibeliin laptop dan ibu pun
menyanggupinya. Dan aku berfikir apa yang membedakan antara aku dan kakak ku ?
aku dan kakak ku kan sama-sama anak ayah dan ibu tapi mengapa sejak kecil aku dibedakan . kakak ku selalu
diturutin apa maunya sedang kan aku takut untuk meminta sesuatu. Dan saat itu
aku beranikan diri untuk meminta HP pada ibu ku
“ bu aku minta HP baru ya bu gak usah bagus-bagus bu yang
sama kaya yang ini juga gak papa yang penting ganti bu ,HP ku yang ini udah
rusak bu?”
“ APA kamu minta HP? Kamu ini kan masih kecil itu gak
penting banget buat kamu ! udah sana belajar awas kalau sampai nialai ujian mu
jelek”
Yaah apa yang kudapat aku mendapat o melan dari ibu.
Kring kring
Telpon berbunyi dank
u angkat
“ hallo”
“ hai anak ayah lagi apa?”
“ belajar, yah boleh minta sesuatu gak?”
“ apa sayang”
“ nanti kalau nilai ujian ku bagus aku dapet hadiah gak
yah ?”
“ ya nanti kalau kamu dapet 3 besar ayah belikan hp baru? Ya
udah ya ayah mau bekerja dulu”
“ iya yah”
Waah aku harus semangat belajar biar dapet hp baru. Aku
berfikir ayah begitu sayang sama aku tapi kenapa ibu berbeda apa aku ini bukan
anaknya , atau aku anak ayah sama istri mudanya, ah apa-apaan aku ini malah
berfikir yang aneh-aneh. Sore itu ibu dan kakak ku akan berbelanja di mall
terdekat untuk membeli kebutuhan mereka. Sebenarnya aku ingin ikut . tapi aku
dilarang oleh ibu katanya aku ini ahrus belajar. Yau udah aku dirumah saja.
Sampai larut malam mereka tidak pulang aku sangat cemas.sampai-sampai aku
tertidur . dan terdengar mereka pulang hati ku mulai tenang dan aku bergegas
untuk tidur dikamarku . keesokan harinya aku beranikan aku bertanya pada ibu ku
“ bu aku ini anak siapa?”
“ kamu ini ngomong apa, kalau ngomong itun la mbok ya di
pikir ? jelas-jelas kamu disini ya jelas lah anak ibu dan ayah”
“o gitu ya bu”
Dengan penuh rasa gak percaya aku pergi kekamar , dalam hati
aku masih berfikir-fikir aku ini anak siapa ? dari mana asal ku ? dan aku
diciptakan untuk apa?. Seandainya aku ini tak berguna mengapa aku diciptakan
dan dilahirkan ke bumu, perbedaan itu semakin hari semakin terasa. Beberapa
belan telah ku lalui tiba disuatu event yak ni pengumuman kelulusan saat yang
ku tunggu tunggu kita diumumkan aku mendapat perinhkat 9. Aku teringat pesan
ayah jika kamu masuk 10 besar nanti bakal dapet handphone. Akhirnya aku tagih
janji ayah tapi apa yang aku dapet ayah tak membelikan ku katanya kakak ku
sedang butuh biyaya banyak. Aku pun memakluminya dengan rasa kecewa ku jalani
harus dengan tanpa tujuan aku hidup sesuai dengan berhembusnya udara kesana-kemari
tanpa ada tujuan , aku hamper putus asa dengan apa yang ku alami dengan semua
rekayasa janji yang hanya PHP, aku sempat berfikir aku lebih baik mati ingin
sekali mengakiri hidup ini.
Beberapa tahun kemudian
Kini aku masuk kelas 2 SMA jurusan IPA sebenarnya aku sangat
tidak percaya dengan masuk ke program tersebut namun demi ayah tak apalah.
Kujalani hari hari ku disekolah tanapa sesosok teman. Kekosongan hatiku
sangatlah menjadi jadi. Karena teman ku sebagian besar masuk ke IPS aku tak
punya teman, tak punya orang tua yang mengertikan ku aku tak punya pacar hidup
ini tersa sepi sekali sampai berfikir apa salah ku apa muka ini terlalu jelek
sehingga mereka tak mau berteman dengan ku. Ketika bel istirahat aku hanya
duduk di meja pojok depan sendiri hanya
sebuah laptop yang dapat kujadikan teman sejatiku aku rangkai kata kata yang
mewakili suasan hatiku . tiba tiba ada seseorang dari belakang ku berkata “AIR” tanpa menoleh aku berfikir dan
merangkai kata. AIR air adalah teman yang
paling baik karena air mau berteman dengan siapa saja entah itu orang itu baik,
jahat cantik, jelek,kaya,miskin karena air selalu membantu mereka yang
membutuhkannya bahkan air tak pernah memilih milih siapa orang yang boleh
menggunakannya, air itu ajaib meski dia kita pukul dia tetap tenang bahkan tak
membalas itulah sahabat yang baik. Setelah itu orang tersebut mendekati ku
dan duduk disebelah ku sambil
menjulurkan jari kelingking nya dan berkata SAHABAT , aku bengong kenapa yoga
yang terkenal cool itu mau berteman dengan ku padahal dia udah banyak teman,
aku sambut juluran kelingkingan itu dengan air mata bahagia .
“ hey jangan nangis, aku akan berusaha untuk menjadi air” J
“ aku hanya bingung kenapa kamu mau berteman dengan ku “
“ karena aku berusaha menjadi air”
“ jadi sekarang kita sahabat”
“ iya”
Kita tertawa bersama, semenjak yoga berusaha untuk menjadi
air kini kita jadi senakin deket banyak orang ngira aku pacar nya yoga padahal
kita ini hanya teman. Aku ngerasa nyaman temenan sama yoga daripada sma cewek
cewek lainnya mereka berteman karena melihat fisiknya . sekarang ini aku punya
temen tapi mengapa orang tuaku tak bisa berubah tetap kakak ku aja yang
diperhatiin.
Pagi ini badan aku agak sakit entah kenapa tapi aku tetap
bertekad untuk masuk sekolah, ibu ku tak memperhatikan keadaan ku. Sesampai
disekolah aku hanya duduk terdiam melihat teman teman cewek ku mereka dapat
bercanda , berbagi cerita bersama sedngkan aku hanya dalam keterpurukan air
mata ini menetes apa yang salah dengan ku ? mengapa aku dilahirkan jika hanya
untuk di bedakan. Aku normal tak ada cacat tapi mengapa mereka seperti itu ?
“ kinaaaal”
“ yoga . apa sih ngagetin , “
“ gue dapet gebetan namanya lusi, dia anak IPS 2 cantik
lagi”
“ selama yaa semoga sukses, semangat okay”
“ okay, btw lu kenapa sih? Tiap hari kok menyendiri nangis
lu ad masalah? Cerita ama gue? Katanya sahabat?
“ enggak kok Cuma gak enak badan”
“ngapain lu masuk sekolah kalau sakit”
“ gak papa”
Setelah itu keadaan hening kita berdua saling diam.kemudian
aku memulai bertanya
“ gal u liat gue orangnya kayak apa? Gue nyebelin ya ga?”
“ asyik kok mungkin lu perlu adaptasi aja “
“ tapi ga sebenarnya teman sekelas gue yang dulu akrab ma
gue juga dikelas ini tapi mereka melupakan ku tanpa ku sadari aku tlah berbuat
salah apa?”
“ siapa? Luna yaa”
“ iya , tapi semua berubah “
“ udah jangan sedih kan ada gue, emang orang sini kalau
berteman mandang cantik enggak nya, kalau luna mah emang gitu orang nya dulu
gue smp pernah sekelas ma dia, dia tu kalau udah dapet temen baru yang
sekiranya cocok teman lama bakal lupa”
Setelah mendengar perkataan itu gue berfikir itu namanya
bukan temen tapi Cuma pelampiasan, jahat banget ya . setelah bel pulang aku segera pulang sesampainya di
rumah aku mendengar kakak ku merengek rengek kesakitan karena demam, aku tak
memperdulikannya ibu segera sibuk mencarikan obat. Rasanya sakit padahal saat
itu aku juga sedang sakit tapi ibu tak perduli. Kakak ku segera dibawa ke
dokter saat itu aku hanya dirumah .
Beberapa bulan kemudian yoga mulai berubah entah apa yang membuatnya
berubah aku tak tau . aku berbuat salah apa aku juga tak tau, perlahan lahan
yoga menjauhi ku dia telah gagal menjadi air kini kerterpurukan mendatangiku
lagi, entah harus bagaimana aku sekarang ini. Dihidup ku yang ada Cuma sepi
sepi dan sepi , aku udah gak tahan hidup aku pengen mati tak ada yang membuat
semangat semua layu tak ada masa depan. Setelah seminggu aku jauh dari yoga dan
hari ini yoga pun tak masuk sekolah. ada seseorang mengirimi surat aku dengan
menitipkan keteman satu bangku dengan ku surat itu berbunyi
Sorry sil , aku gagal
jadi air , aku gagal jadi sahabat mu , aku harus belajar hidup jauh dari mu
kawan karena hari ini aku akan berangkat ke Kalimantan aku pindah sekolah sil ,
orang tuaku juga pindahkarena ayah ku dipindahkan dinas kesana.akhir akhir ini
aku menjahuimu untuk berlatih agar aku terbiasa hidup tanap mu bukan karena aku
menjauh darimu , dan sorry ya sil aku gak mau bilang kalau aku mau pindah aku
takut kamu sedih .Aku berpesan kamu jangan sering nangis ya sil, kamu jangan
sering menyendiri kamu berbaur aja ma teman teman yang lain , teman gak Cuma
luna sil, kamu harus kuat gak boleh cengeng , aku gak suka punya sahabat yang
cengeng. Jangan putus asa sil kesepian bukan akhir dari segalanya melainkan
tantangan yang harus kita kalah kan. SEMANGAT ya kawan usap airmata mu. J
Yoga
kece
Ternyata yoga telah pindah air mata ini menetes , aku tak
bisa memberikan kenangan untuknya . dan dia enggak gagal kok jadi air tapi
suksess . senyum itu mudah bagi mereka yang tak pernah merasakan kepahitan
hidup . mulai sekarang aku harus tersenyum gak boleh nangis.setelah keper giam
yoga aku sering sendiri lagi.
Beberapa tahun kemudian , tiba disaat pengumuman kelulusan
tiba, dan aku dinyatakan lulus dan aku ketrima di universitas Indonesia
,sementara biaya masuk kesana sangatlah mahal aku berfikir apa ibu mau
membiyayaiku, setiba dirumah aku mencoba bicara sama ibu. Namun ibu masih
bingung karena bertepatan dengan pembiyayaan untuk kawinan kakak ku . pasti aku
tersingkirkan pasti ibu mementingkan keperluan kakak. Alahasil benar aku gagal
masuk UI dan aku memutuskan untuk mencari pekerjaan , dan aku di terima kerja di SPBU. Saat aku sedang
melayani pembeli, pembeli itu ternyata mengenaliku
“ sil.. sila kan”
“ iya”
Setelah percakapan singkat itu sang pembeli segera
memarkirkan kendaraannya dan menghampiriku, aku tak tau siapa orang itu.
“ sil sini ikut aku” digandengnya tangan ku menuju ketempat
duduk di deket SPBU
“ iya kamu ini siapa?”’
“ masa lu lupa sih sil sama aku”
Aku berfikir sejenak sepertinya wajah orang tersebut mirip
yoga yaa yoga bener yoga
“yoga ya”
“ iya “
“ huu lama gak ketemu kangen nih”
Kita pun berpelukan, kemudianaku ceritakan semua tentang
kejadian ku kepada yoga.yoga berempati kepada ku dia memberikanku semangat
untuk menjalani hidup ini.setelah sore tiba aku pulang aku kumpulkan uang ku
agar aku dapat melanjutkan sekolah ku setelah 2 tahun bekeja aku kira uang ku
cukup untuk mendaftar sekolah . alhasil aku diterima di ITB aku sekolah disitu
dengan uang ku sendiri namun aku masih bekerja diSPBU untuk melanjutkan
kebutuhan ku . dan untungnya ayah ku masih memperdulikan ku dia masih mengirimi
ku uang sedikit demi sedikit agar bisa membantu untuk membeli keperluan sekolah
ku.mimpi itu akan bisa kita raih dengan kegigihan meski tak ada biyaya asal
kita mampu untuk mencarinya pasti ada jalan. Dan kehidupan ku setelah lulus
dari ITB terbilang cukup untuk memenuhi kehidupan ku.saat aku mencoba
silaturahmi dengan orang tua ku dirumah. Ibu ku menangis akan kedatangan ku dia
menyesal telah menelantarkanku dia minta ma’af kepada ku.namun asabagai anak
aku harus memaafkan nya namun aku bingung mengapa ibi memperdulikanku ketika
aku sudah sukses, kemana aja ibu pergi selama ini. Setelah kesusahan yang aku
hadipi maka akan datang dimana saat yang sangat ditunggu tunggu yakni SUKSES! !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar